Jlantah Fair 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Ketoprak dan Bakso Gratis di Waduk Jlantah

RILISJATENG.COM-Ribuan orang memadati kawasan Helipad Waduk Jlantah, Rabu (26/8/2026) malam, untuk menyaksikan pentas ketoprak dengan lakon “Adeging Kutho Karanganyar”, dalam Jlantah Fair 2026.
Kehadiran bintang tamu Cak Yudho, sukses membuat sebagian besar penonton menyaksikan pagelaran hingga usai.

Ya, Jlantah Fair tahun ini memang tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga media mengenalkan sejarah dan budaya daerah.

Berita Lainnya

Jlantah Fair 2026 berawal dari inisiatif para seniman Jatiyoso, yang ingin menghadirkan kegiatan bagi masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi wilayah dengan panorama alam yang luar biasa. Gagasan tersebut kemudian berkembang melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Jatiyoso dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, yang mempertemukan seni, kuliner, kreativitas, dan kebersamaan masyarakat dalam satu ruang publik.

Bupati Karanganyar Rober Christanto, mengapresiasi inisiatif masyarakat, yang menurutnya menjadi contoh pengembangan potensi daerah dapat dimulai dari bawah.

“Saya sangat mengapresiasi kreativitas para seniman dan masyarakat Jatiyoso. Jlantah Fair ini lahir dari masyarakat, kemudian pemerintah hadir untuk mendukung dan mengembangkannya. Inilah gotong royong yang harus terus kita jaga,” ujar Rober.

Menurutnya, Waduk Jlantah memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi ruang berbagai aktivitas, tidak hanya wisata alam, tetapi juga seni budaya, olahraga, kuliner, dan ekonomi kreatif.

“Waduk Jlantah ini potensi besar yang kita miliki. Mari kita hidupkan dengan kegiatan-kegiatan kreatif dan menarik. Semakin banyak kegiatan di sini, semakin banyak masyarakat luar daerah yang mengenal dan datang ke Jatiyoso,” katanya.

Bupati mengajak masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan tersebut, terutama melalui kebersihan, kenyamanan, keindahan, serta promosi secara bersama-sama.

“Saya titip Waduk Jlantah ini kepada masyarakat. Mari kita jaga, kita rawat, dan kita promosikan bersama. Kalau masyarakat kompak dan mau bergerak, saya yakin Waduk Jlantah akan semakin dikenal, bukan hanya di Karanganyar dan Jawa Tengah, tetapi juga secara nasional, bahkan internasional,” tegasnya.

Semangat kebersamaan juga terlihat dari dukungan berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Forum BUMD Karanganyar memberikan dukungan senilai Rp12,5 juta untuk pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, Paguyuban Keluarga Pedagang Bakso Nusantara (KPBN) Korwil Karanganyar turut mengambil bagian dengan menyediakan 4.000 porsi bakso gratis bagi masyarakat. Kehadiran kuliner gratis tersebut menambah semarak, sekaligus memperkuat suasana kebersamaan dalam gelaran Jlantah Fair.(***)

Pos terkait