Komisi VIII DPR Dukung UIN SMH Banten Kembangkan Prodi Pengobatan Tradisional Tiongkok

RILISJATENG.COM – Komisi VIII DPR mendukung rencana Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten membuka program studi pengobatan alternatif. Dukungan ini disampaikan anggota Komisi VIII DPR Wardatul Asriah, saat melaksanakan kunjungan kerja spesifik ke UIN SMH Banten.

Pertemuan yang mengusung tema “Penguatan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Menuju World Class University” ini diselenggarakan di Aula Serbaguna Gedung Rektorat. Rektor UIN SMH Banten Prof. Muhammad Ishom, menjelaskan bahwa UIN SMH Banten memiliki visi menjadi universitas Islam yang unggul, memiliki reputasi internasional dan berdampak.

Berita Lainnya

“Visi ini terus kami wujudkan sampai institusi ini berpusat menjadi world class university pada tahun 2045,” tutur Prof. Ishom, Kamis (20/08/2026).

Hadir juga Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama Prof Sahiron, jajaran wakil rektor, para dekan, serta seluruh kepala unit dan bagian di lingkungan kampus maupun fakultas.

Prof Ishom mengungkapkan bahwa UIN SMH Banten berencana membuka Fakultas Kesehatan dengan Program Studi Pengobatan Alternatif Tiongkok. Menurutnya, program ini dirancang khusus untuk dikolaborasikan dengan kearifan lokal, yakni ilmu pengobatan tradisional Banten yang berpotensi untuk dikaji dan dikembangkan secara ilmiah.

Selain itu, Prof Ishom juga mengatakan bahwa UIN SMH Banten mengelola fasilitas multifungsi berkapasitas 6.000 orang yang siap dimanfaatkan untuk berbagai agenda berskala nasional, termasuk kesiapan menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 di Banten. Fasilitas tersebut juga didukung oleh unit bisnis kampus, seperti pengelolaan kompleks perkantoran perbankan dan penginapan setara hotel bintang tiga yang terbuka untuk menunjang kegiatan publik.

Di samping inovasi akademik dan fasilitas yang mumpuni, Rektor turut menyoroti kebutuhan mendesak terkait penambahan kuota beasiswa mahasiswa guna mendukung akses pendidikan masyarakat Banten, serta penambahan formasi dosen baru untuk memperbaiki rasio pengajar yang saat ini masih berada di angka satu berbanding enam puluh.

Wardatul Asriah, mewakili Ketua Komisi VIII H. Marwan Dasopang, mengapresiasi tata kelola dan langkah inovatif UIN SMH Banten. Ia menilai bahwa pimpinan perguruan tinggi modern dituntut memiliki kemampuan kewirausahaan yang mumpuni, seperti yang dilaksanakan rektorat UIN SMH Banten dalam mengelola aset kampus secara produktif.

Politikus Partai Gerindra tersebut menyampaikan kekagumannya terhadap rancangan induk pembangunan kampus yang konsisten menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan. “Kami bersyukur dan merasakan sebuah kedamaian hati masuk ke sini. Kampus ini tidak hanya indah, tetapi kebersihannya sangat terjaga. Rencana UIN Banten untuk membuka prodi alternatif pengobatan yang mengangkat kearifan lokal juga merupakan terobosan cerdas yang akan kami dukung,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Diktis Kemenag, Prof. Sahiron Syamsuddin, menyampaikan komitmen Kementerian Agama dalam mendorong program internasionalisasi 59 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia. Sahiron menggarisbawahi pentingnya pengakuan global terhadap institusi pendidikan Islam dalam negeri melalui langkah-langkah yang konkret dan terukur.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar PTKIN dan PTKIS mendapatkan pengakuan dari masyarakat internasional. Programnya sangat komprehensif, mencakup publikasi bersama, riset kolaboratif, hingga pengiriman profesor ke luar negeri seperti Amerika Serikat, Australia, dan Eropa,” jelas Dir Diktis.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini kementerian sedang memfasilitasi pelatihan bahasa dan metodologi riset secara intensif bagi dosen-dosen muda sebelum mereka melanjutkan studi doktoral ke luar negeri.

Rangkaian kunjungan kerja spesifik ini juga diisi dengan sesi dialog interaktif untuk menjaring aspirasi secara langsung dari para civitas akademika perguruan tinggi dalam upaya memajukan pendidikan keagamaan Islam di Indonesia.

 

Pos terkait